Rabu, 12 September 2012

"sejarah H I J A B"

Pengetahuan saya tentang sejarah tidaklah sempurna. Kita baru bisa memberikan pandangan tentang berbagai budaya suku dan bangsa yang ada sebelum munculnya Islam, ketika kita memiliki pengetahuan dan wawasan sejarah yang sempurna. Namun ada satu hal yang telah diterima oleh semua kalangan yaitu bahwa sebelum kedatangan agama Islam budaya hijab telah ada pada sebagian suku dan bangsa.
Pada berbagai sumber yang telah saya baca berkenaan dengan hal ini, dijelaskan bahwa telah terdapat hijab di Iran Kuno dan kaum Yahudi. Begitu pula di India, terdapat kemungkinan adanya hijab. Namun hijab yang terdapat di semua kaum ini lebih ketat dari hijab yang terdapat dalam hukum Islam. Adapun  di kalangan kaum Arab Jahiliyah tidak terdapat hijab, karena hijab muncul di kalangan Arab melalui perantaraan agama Islam.
Will Durant dalam The History of Civilization (Sejarah Peradaban) tentang kaum Yahudi dan kitab Talmud menuliskan: "Apabila seorang wanita melanggar  ketentuan-ketentuan hukum Yahudi, seperti  keluar rumah tanpa mengenakan sesuatu yang menutupi kepalanya…dan berkumpul dengan orang-orang atau mengungkapkan perasaannya pada laki-laki atau berbicara dengan suara keras sehingga terdengar oleh tetangga maka suaminya berhak mentalaknya tanpa memberikan mahar."[1]
Oleh karena itu, hijab yang terdapat pada kaum Yahudi lebih keras dan lebih berat dari hijab Islam—sebagaimana yang akan dipaparkan pada pembahasan berikutnya secara terperinci.
Dalam buku yang sama, berkaitan dengan masyarakat Iran Kuno, Will Durant berkata:  "Di zaman Majusi—Zoroaster(penyembah api)—wanita mempunyai kedudukan yang tinggi, mereka berinteraksi dengan masyarakat dengan bebas dan wajah tanpa penutup..."[2]
Lantas ia melanjutkan perkataannya: "Setelah zaman Darwisy kedudukan wanita menjadi rendah, khususnya mereka yang berasal dari kalangan elit (kaya). untuk Para wanita miskin terpaksa harus keluar rumah bekerja,  berkumpul dengan orang-orang dan harus melindungi diri mereka sendiri. Sedangkan kebiasaan para wanita mengurung diri di dalam rumah ketika sedang haid terus berlangsung sehingga akhirnya aktivitas sosial mereka terhenti dan hal inilah yang kemudian dianggap sebagai penyebab munculnya hijab di kalangan kaum muslimin. Para wanita dari kalangan sosial atas juga tidak berani untuk keluar rumah kecuali dengan memakai penutup muka. Mereka tidak pernah diberi izin untuk berhubungan dengan laki-laki secara terang-terangan. Bahkana para wanita yang telah bersuami tidak berhak melihat laki-laki lain walaupun laki-laki itu adalah ayah atau saudara laki-laki mereka sendiri. Dari peninggalan lukisan-lukisan Iran Kuno tidak terlihat satu pun paras muka seorang wanita, begitu pula namanya..."[3]
Berdasarkan penjelasan Will Durant ini, maka jelaslah bahwa hijab yang sangat ketat berlaku di Iran Kuno sehingga ayah dan saudara laki-laki sekalipun dianggap bukan muhrim bagi  wanita yang telah bersuami. Lebih jauh, Will Durant berpendapat bahwa peraturan keras adat dan agama Majusi tentang wanita yang harus dikurung di dalam kamar selama masa haid dan diasingkan dari semua orang, adalah penyebab munculnya budaya hijab di zaman Iran Kuno. Peraturan dan adat seperti ini juga dikenakan bagi wanita haid di kalangan penganut agama Yahudi.
Tetapi, apakah maksud Will Durant dari pernyataan: ”Perkara ini (mengurung wanita haid) merupakan sebab diwajibkannya hijab di kalangan wanita penganut agama Islam?”. Apakah yang dimaksud adalah bahwa sebab munculnya hijab di dalam Islam adalah peraturan keras yang terjadi pada para wanita haid? Kita mengetahui bahwa tidak pernah ada peraturan seperti ini di dalam ajaran Islam. Wanita haid dalam Islam hanya mendapatkan dispensasi untuk tidak melakukan beberapa ibadah seperti shalat dan puasa serta larangan berhubungan seksual dengan suaminya selama masa haid. Dan tidak ada larangan baginya dalam hal interaksi dengan orang lain sehingga ia terpaksa harus mengurung diri pada saat itu.
Dan jika yang dimaksud Will Durant dari pernyataan tersebut adalah munculnya hijab di kalangan wanita muslim merupakan penularan dari adat dan kebiasaan penduduk Iran setelah mereka memeluk Islam, adalah sebuah analisa yang tidak benar. Karena sebelum orang-orang Iran masuk Islam, ayat-ayat yang berkaitan dengan hijab telah diturunkan. 
Dari ucapannya yang lain, dapat dipahami bahwa Will Durant berpendapat bahwa hijab muncul dan berkembang di antara kaum muslimin melalui perantaraan orang-orang Iran yang masuk Islam dan  larangan  berhubungan seksual dengan wanita haid cukup memberikan pengaruh dalam perintah mengenakan hijab bagi para wanita muslimah, atau paling tidak dalam pengasingan mereka di saat haid. Ia melanjutkan: 
Hubungan antara Iran dan Arab adalah salah satu penyebab meluasnya hijab dan homoseks di wilayah Islam. Laki-laki Arab pada waktu itu takut akan rayuan wanita tetapi mereka selalu tergila-gila akan hal itu. Maka mereka berusaha membalasnya dengan menutupi pengaruh alami wanita melalui sikap mendua yang biasa dimiliki para lelaki berkaitan dengan kesucian dan keutamaan wanita.[4] Sahabat Umar berkata pada kaumnya: “Bermusyawarahlah dengan wanita akan tetapi kerjakanlah yang berbeda dengan pendapat mereka.” Pada abad pertama, para wanita muslim tidak memakai hijab, laki-laki bisa bertemu dengan mereka, berjalan, pergi ke mesjid dan shalat bersama. Hijab baru ditetapkan pada zaman Walid Kedua (126-127 H). Pengurungan terhadap wanita muncul setelah adanya larangan bagi suami untuk berhubungan seksual dengan wanita pada saat-saat haid dan nifas mereka."[5]
Di halaman lain, Will Durant menuliskan: "Rasulullah telah melarang wanita memakai baju longgar, akan tetapi sebagian orang-orang Arab tidak melaksanakan perintah ini. Pada saat itu, semua kalangan memiliki perhiasan. Para wanita  memakai  baju pendek dengan sabuk  yang berkilauan, pakaian lebar dan berwarna-warni. Mereka mengurai rambut atau mengikatnya dengan indah dan kadang-kadang mereka memakai celak dan benang sutra  hitam pada rambutnya. Biasanya mereka merias dirinya dengan permata atau bunga. Kemudian pada tahun 97 Hijriah mereka memakai penutup (cadar) wajah dari bawah mata mereka dan setelah itu kebiasaan ini menjadi meluas di kalangan mereka."[6]
Sedangkan dalam karyanya tentang orang Iran Kuno, Will Durant menyatakan: "Tidak ada larangan dalam nikah mut’ah. Nikah mut’ah ini sama seperti kesenangan di kalangan orang-orang Yunani dan bebas untuk dilakukan. Bahkan mereka terang-terangan melakukan dan memperlihatkannya pada masyarakat dan mereka (para wanita)  hadir di perjamuan para lelaki sedangkan istri resminya dikurung di dalam rumahnya. Adat kebiasaan Iran kuno tersebut akhirnya menyebar ke dalam Islam."[7]
Will Durant berbicara sedemikian rupa seolah-olah di zaman Rasulullah tidak ada secuilpun peraturan tentang hijab wanita dan beliau hanya melarang wanita memakai baju lebar! Dan sampai akhir abad pertama dan awal abad kedua para wanita muslim berinteraksi tanpa memakai hijab. Tentu saja hal ini tidak benar dan sejarah pun telah membuktikannya. Tidak bisa diragukan bahwa wanita pada zaman jahiliah memang seperti yang dipaparkan oleh Will Durant, namun Islam telah mengadakan perombakan besar-besaran dalam hal ini. Aisyah selalu memuji-muji para wanita Anshar dan berkata demikian: "Keselamatan bagi para wanita Anshar. Setelah ayat-ayat surah Nur turun, tidak terlihat  seorang pun dari mereka keluar rumah seperti sebelumnya. Mereka menutupi kepalanya dengan jilbab hitam, seolah-olah ada burung gagak bertengger di kepalanya."[8]
Kent Gubino, dalam bukunya Tiga Tahun di Iran, meyakini bahwa hijab yang sangat keras di zaman Dinasti Sasani masih tersisa ketika Islam masuk di kalangan orang-orang Iran. Ia juga berkeyakinan bahwa hijab yang ada di Iran Sasani bukan hanya penutup bagi wanita tetapi menyembunyikan dan mengasingkan wanita di dalam rumah. Di saat yang sama, para raja dan keluarganya memperlakukan wanita dengan semena-mena. Apabila mereka melihat wanita cantik di suatu rumah, maka mereka akan mengambil dan membawanya dengan paksa.
Adapun Jawahir Nehru, mantan perdana menteri India, juga berkeyakinan bahwa hijab dalam Islam muncul melalui bangsa-bangsa non muslim seperti Roma dan Iran kuno. Dalam karyanya yang berjudul Menilik Sejarah Dunia pada jilid pertama halaman 328, selain memuji-muji peradaban Islam dan perubahan yang muncul setelah Islam, ia menyatakan: "Berkaitan dengan kondisi para wanita, telah terjadi sebuah perubahan besar dan sangat menakjubkan secara berangsur-angsur. Sebelumnya, tidak  adat kebiasaan hijab di kalangan para wanita Arab.  Mereka hidup dalam kondisi yang tidak terpisah dan tersembunyi dari kaum laki-laki. Mereka hadir di tempat umum, pergi berlalu lalang ke masjid dan pengajian, bahkan kadang mereka sendiri yang memberikan pelajaran dan petuah. Tetapi, setelah  bangsa Arab mencapai kemajuan, secara berangsur-angsur mereka meniru adat kebiasaan dua emperatur tetangga yaitu Romawi dan Persia. Bangsa Arab telah mengalahkan emperatur Roma dan mengakhiri kekuasaan emperatur Persia. Tetapi malah mereka sendiri yang tertular kebiasaan dan adat buruk kedua emperatur ini. Menurut beberapa sumber, adat kebiasaan pemisahan wanita dari laki-laki dan  hijab yang terdapat  di kalangan Arab muncul karena  pengaruh emperatur Konstatinopel dan bangsa Persia".         
Adalah tidak benar jika dikatakan bahwa hanya karena pengaruh interaksi muslim Arab dengan muslim non Arab yang memeluk Islam setelahnya, hijab menjadi lebih ketat dari yang ada di zaman Rasulullah saww.
Dari ungkapan Nehru dapat diambil kesimpulan bahwa dalam bangsa Romawi juga terdapat hijab (mungkin berasal dari  pengaruh bangsa Yahudi) dan adat memiliki selir berasal dari bangsa Romawi dan Persia yang kemudian menyebar di kalangan para khalifah Islam.
Di India pun, hijab sangat ketat dan keras. Akan tetapi belum jelas, apakah hijab di India telah ada sebelum masuknya Islam atau setelah masuknya Islam ke India? Dan apakah orang-orang Hindu menerima hijab karena pengaruh kaum  muslimin khususnya kaum muslimin Iran? Namun yang pasti adalah bahwa hijab orang-orang India sangat ketat dan keras sekali, seperti hijab orang Iran Kuno.
Will Durant juga menyatakan bahwa hijab di India muncul melalui perantaraan kaum muslimin Iran.[9]  Sedangkan Nehru berkata: "Sangat disesalkan, tradisi buruk ini sedikit demi sedikit menjadi bagian dari Islam. Dan penduduk India mempelajari hal itu sewaktu orang-orang Islam mendatangi wilayahnya".
Nehru berkeyakinan bahwa hijab muncul di India melalui perantaraan kaum muslimin yang datang ke India. Namun, jika kita menerima bahwa salah satu sebab munculnya hijab ialah karena kecenderungan untuk bertapa dan meninggalkan segala bentuk kenikmatan, maka hijab di India telah muncul sejak masa-masa sebelum datangnya Islam. Karena kawasan India merupakan pusat lama pertapaan dan pengkebirian segala bentuk kenikmatan materi.
Sementara itu, Bernard Russel dalam karyanya Pernikahan dan Etika, pada halaman 135 menyatakan: "Etika seksual yang terdapat pada masyarakat beradab (maju) bersumber pada dua hal. Pertama kecenderungan untuk konsisten pada jiwa kebapakan, kedua keyakinan para pertapa tentang tercelanya cinta. Etika seksual pada masa sebelum munculnya agama Masehi dan di kalangan para raja di kawasan Timur Jauh, hingga kini hanya bersumber pada hal pertama. Kecuali India dan Iran Kuno karena kehidupan pertapaan muncul dari sana dan kemudian menyebar ke seluruh penjuru dunia".
Dengan demikian hijab telah ada sebelum kemunculan Islam dan Islam bukanlah pelopor pertama hijab. Sekarang, yang menjadi pertanyaan adalah apakah batasan hijab dalam Islam sama dengan batasan hijab dalam bangsa-bangsa kuno atau tidak? Begitu juga, apakah sebab dan filsafat hijab dalam pandangan Islam sama persis dengan sebab dan falsafah hijab dalam pandangan non Islam? Hal ini akan dijelaskan dalam pembahasan-pembahasan berikutnya.[U Banin Jufrie]


rujukan :
1- Kasyaf, di bawah penjelasan surah Nur ayat 31.
2-Will Durant , The Story of Civilization, jilid 12, hal 30.

Minggu, 09 September 2012

motivasi hari ini (090912)

Wahai Saudaraku,,, aku mencintaimu krna Allah, Diantara bentuk cintaku, aku hadiahkan nasehat ini;

Sikapilah hidup ini apa adanya, jangan terlalu larut dlm kesedihan jika menemui kesulitan dan kegagalan, dan jangan terlalu larut dlm kesenangan jika mendapat kesuksesan.

Ingat sllu !
dunia ini tdk lebih dari sebuah sandiwara yg segera berakhir !!
Tidak ada yg kekal di dunia ini !!!

Utamakan akhiratmu, hanya jangan lupakan duniamu!

Dunia bukan untuk dunia, tapi dunia untuk akhirat.

Semangatlah dalam kebaikan dan jadilah manusia terbaik yg sllu memberikan manfaat untuk orang lain.

Ingat !!! Fasilitas umur yg diberikan Allah kepadamu sangat terbatas, maka janganlah engkau sia-siakan.

Bangkitlah saudaraku! Karena ummat menanti perananmu.

Jangan pernah meremehkan kebaikan walau sekecil apapun, dan jangan pernah menunda untuk berbuat kebaikan.

Perbanyaklah berdoa kepada Allah Rabbmu dlm semua kesempatan terutama di akhir malam. Memohonlah kepada-Nya, menunduklah di hadapan-Nya, bermunajatlah dgn mencurahkan semua pengaduan dan doa-doa kebaikan.

Sungguh hidup ini Indah jika kita mampu menyikapinya dgn benar dan baik.

Selamat Berjuang Saudaraku, Semoga Kesuksesan Sllu Bersama kita smua.. :)

Serasa dan Serasii .

Tidak karena kamu memiliki semua pesona itu sekaligus, maka kamu bisa mencintai dan mengawini semua perempuan. Begitu juga sebaliknya. Pesona fisik, jiwa, akal, dan ruh, diperlukan untuk menciptakan daya tarik dan daya rekat yang permanent bila kita ingin membangun sebuah hubungan jangka panjang. Tapi seperti berlian, tidak semua orang mengenalnya dengan baik, maka mereka tidak menghargainya. Atau mungkin mereka mengenalnya, tapi terasa terlalu jauh untuk dijangkau, seperti mimpi memetik bintang atau mimpi memeluk gunung. Atau mungkin ia mengenalnya, tapi terasa terlalu mewah untuk sebuah kelas sosial, atau kurang serasi untuk sebuah suasana.
Kira-kira itulah yang membuat Aisyah Radhiyallahu`anha sekali ini benar-benar gundah. Orang terbaik dimuka bumi ketika itu, Amirul Mu’minin, Khalifah kedua, Umar bin Khattab, hendak melamar adiknya, Ummu Kaltsum. Tidak ada alasan untuk menolak lamaran beliau kecuali bahwa Abu Bakar, sang Ayah, yang juga Khalifah Pertama, telah mendidik puteri-puterinya dengan penuh kasih sayang dan kemanjaan. Aisyah karena itu, percaya bahwa adiknya tidak akan kuat beradaptasi dengan pembawaan Umar yang kuat dan kasar. Bahkan ketika Abu Bakar meminta pendapat Abdurrahman bin Auf tentang kemungkinan penunjukkan Umar bin Khattab sebagai khalifah, beliau menjawab : “Dia yang paling layak, kecuali bahwa dia kasar.”
Dengan sedikit bersiasat, Aisyah meminta bantuan Amru bin `Ash untuk “menggiring” Umar agar menikahi Ummu Kaltsum yang lain, yaitu Ummu Kaltsum binti Ali bin Abi Thalib yang ketika itu berumur 11 tahun. Karena garis jiwa, akal dan ruh mereka lebih setara dan karena itu mereka akan tampak lebih serasi karena bisa serasa. Berbekal pengalaman sebagai diplomat ulung, pesan itu memang sampai kepada Umar. Akhirnya Umar menikahi Ummu Kultsum bin Ali bin Abi Thalib.
Kesetaraan dan keserasian. Itu yang lebih menentukan daripada sekedar pesona an sich. Ibnu Hazem menjelaskan, kalau ada lelaki tampan menikahi perempuan jelek, atau sebaliknya, itu bukan sebuah keajaiban. Yang ajaib adalah kalau seorang lelaki meninggalkan kekasih yang cantik dan memilih kekasih baru yang jelek. “Saya tidak bisa memahaminya. Tapi memang tidak harus dijelaskan.”
Ibnu Hazem, imam terbesar pada mazhab Zhahiryah, yang menulis puluhan buku legendaries dalam fiqh, hadist, sejarah, sastra, puisi dan lainnya, lelaki tampan yang lembut dan seorang pecinta sejati, putera seorang menteri di Cordova, suatu ketika harus menelan luka: cintanya ditolak oleh seorang perempuan yang justru bekerja dirumahnya. Ibnu Hazem bahkan mengejar-ngejarnya dan melakukan semua yang bisa ia lakukan untuk mendapatkan cintanya. Tapi tetap saja ditolak.
“Saya teringat, kadang-kadang saya masuk melalui pintu rumahku dimana gadis itu ada disana, untuk berdekat-dekat dengannya. Tapi begitu ia tahu aku mendekat ia segera menjauh dengan sopan dan tenang. Jika ia memilih pintu lain, maka aku akan kesana juga tapi dia akan pindah lagi ketempat lain. Dia tahu aku sangat mencintainya walaupun perempuan-perempuan tidak tahu hal itu karena jumlah mereka sangat banyak di istanaku.”
Begitulah lelaki yang memiliki semua pesona itu ditolak. Bahkan ketika suatu saat Ibnu Hazem menyaksikan gadis itu menyanyi di istananya, Ibnu Hazem benar-benar terpesona dan makin mencintainya. Tapi ia hanya berkata dengan lirih: “Oh, nanyian itu seakan turun kehatiku, dan hari itu tidak akan pernah kulupakan sampai hari ketika berpisah dengan dunia.”
Oh, lelaki baik yang terluka oleh hukuman keserasaan dan keserasian.

sore inii .

Akhirnya kita harus kembali menanam waktu
di tubuh kita,.  melingkupkan dingin
pada setiap jejak yang terpotong
menggelinjangkan mimpi jadi kata-kata baru
jadi serupa gairah yang merangkul kita
lalu kau ingin sore hanya
bertengger di dahan-dahan kecil
bersama burung, bersama angin
dan warna-warna usia
tapi aku sudah lama meninggalkan sore
tak bisa lagi membingkaikan senyummu
di tubuhnya..

Senin, 27 Agustus 2012

Surat Darii tuhan . :D

 Surat dari TUHAN 
KEPADA : KAMU
TANGGAL : HARI INI
DARI : AKU
PERIHAL : DIRI KAMU

Ini AKU,
Hari ini AKU yang akan menangani semua masalahmu..

Catatan :
Dan ingat,
Bila Dunia ini menyodorkan masalah yang tidak dapat kau tangani sendiri,
Jangan berusaha menyelesaikan masalah itu.
Tetapi, letakkanlah saja masalah itu diboxKU utk KUselesaikan.. 
AKU akan menyelesaikan masalahmu sesuai JADWAL yang AKU tentukan sendiri. 

Semua masalahmu PASTI akan AKU selesaikan,tetapi sesuai jadwalKU, bukan jadwalmu.
Setelah semua masalahmu kamu letakkan dalam Box,
Janganlah kamu pikirkan & khawatirkan. 
Sebaliknya, fokuslah kepada semua hal" BAIK yang sedang terjadi padamu sekarang.

Bila kamu terjebak kemacetan dijalan, Janganlah marah,
Sebab masih banyak orang di Dunia ini yang tidak pernah naik mobil  seumur hidupnya.

Bila kamu berhadapan dengan masalah di tempat kerja, 
Berpikirlah bahwa masih banyak orang yang menganggur bertahun" tanpa pekerjaan.

Bila kamu sedih karena hubungan keluarga, pikirkanlah orang" yang belum pernah merasakan mencintai dan dicintai.  

Bila kamu merasa bosan dengan akhir minggu, pikirkanlah orang" yang harus lembur siang malam tanpa libur utk menghidupi keluarga & anak2nya.

Bila kendaraanmu mogok & mengharuskan kamu berjalan kaki,
Janganlah marah,
Pikirkanlah orang" cacat yang sangat ingin merasakan berjalan diatas kaki sendiri. 

Bila kamu melihat dicermin rambutmu mulai beruban,
Janganlah bersedih,
sebab mempunyai rambut hanyalah merupakan impian bagi orang" yang dalam perawatan Kemoterapi.

Bila kamu merenungi makna hidupmu di Dunia ini & merenungi apa tujuan hidup mu ini ?
Bersyukurlah O:)
karena banyak orang yang tidak punya kesempatan hidup yang cukup lama untuk merenungi hidup mereka.

Bila kamu memutuskan untuk meneruskan surat ini ke orang lain,
Terima Kasih.
Kamu telah menyentuh kehidupan mereka dalam banyak hal yang tidak pernah kamu bayangkan

AKU tdk pernah putus menyayangimu

With Love,
<3 TUHANmu <3

Jadii cewegh lebiih mudah . :D

1.
*Cewe mo gabung ke mobil yg udah penuh cowo :
Kata cowo2 : Ga apa", ayo sini, kalo d pangku masih cukup ko :D.

*Cowo mau gabung ke mobil yg udah penuh cewe :
Kata cewe2 : Enak aja !!! Mau cari kesempatan dalam kesempitan ya ? X_X .

2.
*Cewe mengerjakan pekerjaan cowo (ex : presiden, direktur, polisi) :
Kata cowo2 : Emansipasi wanita (y) .

*Cowo mengerjakan pekerjaan cewe (ex : babysister, pembantu) :
Kata cewe2 : D indonesia cari kerjaan emang susah, makanya jgn milih" (n) .

3.
*Cewe d gangguin preman :
Kata cowo2 : Kasian tuh, ayo kita tolongin.

*Cowo d gangguin preman :
Kata cewe2 : Salah sendiri cari urusan sama tu preman =D .

4.
*Cewe nuangin minuman buat cowonya :
Kata cowo2 : Calon istri idaman.

*Cowo nuangin minuman buat cewenya :
Kata cewe2 : ISTI (Ikatan Suami Takut Istri) / SUSIS (Suami Sieun Istri)

5.
*Cewe cantik, kaya, baik hati, sudah dewasa, dan masih single :
Kata cowo2 : Perfectsionis, sedang menunggu calon suami yg tepat :).

*Cowo cakep, kaya, baik hati, sudah dewasa, dan masih single :
Kata cewe2 : Klo ga impoten berarti gay X_X .

6.
*Cewe pake baju cowo :
Kata cowo2 : Tomboi B) .

*Cowo pake baju cewe :
Kata cewe2 : Banci, amit" dah :& .

7.
*Cewe lesbi :
Kata cowo2 : Pasti gara" dia sering d sakitin sama cowo :'( .

*Cowo homo :
Kata cewe2 : Pasti gara" ga ada cewe yg mau X_X .

8.
*Cewe liat bokep :
Kata cowo2 : Namanya juga penasaran, wajarlah :D.

*Cowo liat bokep :
Kata cewe2 : Semua cowo emang gitu, ga ada yg bener !!! >:O

9.
*Cewe aku kesalon 3 kali seminggu, apa ga kebangetan coba ?
Kata cowo2 : Itu namanya merawat diri, kalau cewe km cantik kan kamu jg yg seneng :$ .

*Cowo aku kesalon 3 kali seminggu, apa ga kebangetan coba ?
Kata cewe2 : Jangan" salon ++ lg >:O .

10.
*Cewe aku tu blom puas klo mandinya blom sampe 1 jam :
Kata cowo2 : Klo ga gitu namanya bukan cewe :p.

*Cowo aku tu blom puas klo mandinya blom sampe 1 jam :
Kata cewe2 : Jangan" didalem lg ngelakuin yg engga" lg >:O

Mutiara Renungan Sore . :)

Wanita adalah :
1. Orang yang akan mendampingimu seumur hidup.
2. Orang yang akan melahirkan anak-anak kamu, walaupun dengan penuh rasa yang sakit.
3. ‎Orang yang merawatmu sampai hari tua.
4. Orang yang akan merawatmu pada saat kamu sakit.
5. Orang yang akan selalu mendukung walau kamu gagal berpuluh-puluh kali bahkan beratus-ratus kali.
6. Orang yang memberikan hidupnya untuk kamu. Bahkan dia membuang egonya demi bersamamu. Bahkan saat kamu menyakitinya, dia tetap berada disampingmu.

Pria adalah :
1. Orang yang akan menjagamu seumur hidupmu.
2. Orang yang berkorban untukmu.
3. Orang yang menafkahimu.
4. Orang yang merawatmu pada saat kamu sakit.
5. Orang yang memelukmu pada saat kamu sedih.
6. Orang yang ingin membuatmu bahagia.

Mereka sama berharganya, hanya saja mereka mempunyai perbedaan-perbedaan yang kadang membuat mereka menyakiti satu sama lain. Dan itu hanya dapat diatasi dengan pengertian dari kedua belah pihak.
Hidup itu singkat ....

Melihat ke atas : memperoleh semangat untuk maju.
Melihat ke bawah : bersyukur atas semua yg ada.
Melihat ke samping : semangat kebersamaan.
Melihat ke belakang : sebagai pengalaman berharga.
Melihat ke dalam : untuk introspeksi.
Melihat ke depan : untuk menjadi lebih baik.

Dari air kita belajar ketenangan.
Dari batu kita belajar ketegaran.
Dari tanah kita belajar kehidupan.
Dari kupu-kupu kita belajar merubah diri.
Dari padi kita belajar rendah hati.
Dari TUHAN kita belajar tentang kasih yang sempurna, karena tidak ada orang yang sempurna.. :)